Friday, 3 October 2014

my phantom..where are you..

tahukah kau..tak jenuh bait kata itu terangkai hanya untuk mu..
tahukah kau..tak letih jemari ini menulis lembar kosong itu..
tahukah kau..tak henti airmata ini menetes menunggu balasan yang tak kunjung datang..
dan tahukah kau..luka hati ini semakin menganga karena kau ada namun tidak menghampiri..

bagai tersesat dalam hutan belantara kala kau menghilang tanpa jejak..seakan kau sengaja melepasku diantara jalan setapak yang sulit di lalui..tak dengarkah kau..aku berteriak menyerukan namamu..berusaha menggapai tiap ranting tuk mencari jejakmu..ku berjalan walau langkah ini tak jua sampai padamu..aku bagai anak ayam yang kehilangan induknya..yang sengaja di tinggalkan..mengapa..mengapa hati mu bisa melakukannya..

aku bagai penderita amnesia yang berusaha mengingat sosok yang selalu memberi kehangatan kala dinginnya malam menusuk sukma..mencari dan terus mencari..karena aku tahu kau ada dan melihatku..namun tak tampak dalam pandanganku..

aku belumlah kuat untuk berdiri sendiri..belumlah siap tuk menghadapi kejamnya dunia..belumlah mendapatkan penawar untuk sakit di masa lalu..dan kau berlalu tanpa memberiku kekuatan..ingin rasanya aku marah..memaki..bahkan memukulmu..namun sebelum ku lakukan itu semua..justru kau yang terlebih dahulu menghunuskan pedang dari arah yang tidak aku ketahui..

tanpa batasan waktu aku menunggu..walau aku tak tahu dimana keberadaanmu..kau bagai bayang dalam kabut malam..

kesabaran ku akan selalu ada dalam penantian ini..tiap huruf yang tersirat menjadi rangkaian kata kan selalu ku kirimkan untukmu..lembaran kertas itu kan tertuju padamu..walau tanpa alamat dan tujuan..namun kekuatan cinta yang kan membawanya padamu..

dan untukmu yang ada di belahan dunia yang tak tampak olehku..jika Tuhan punya cara hingga kita bertemu..maka aku yakin Tuhan pun telah menyiapkan penawar kesedihan kala perpisahan itu penuh luka yang mendalam..

No comments:

Post a Comment