kala lembaran kisah telah sampai pada akhir cerita..mengapa harus ada bagian yang hilang..kisah ini seharusnya berakhir dengan canda tawa kebahagiaan..namun badai telah menghempas tiap untaian kata-kata dalam kisah..tak mungkin mengganti kisah yang telah terjadi berdasarkan skenario Tuhan..
ketidaktahuan akan datangnya kesedihan begitu mengejutkan..perjalanan kisah ini seharusnya tanpa tetesan air mata..tanpa ucapan selamat malam yang hanya kan membiarkan malam berbaur dalam kegelapan tanpa bayang..penantian panjang akan kehadiran mentari membuat jiwa semakin terasa lelah..
kisah ini kan hadir jauh dari kata kesempurnaan..tanpa adanya kecupan kemesraan..bahkan tanpa senyuman kebahagiaan..
tiap lembar menyimpan kisah dengan berjuta makna..dan takkan ada arti nya semua cerita jika sepenggal kata hilang entah kemana..
ketidaktahuan akan datangnya kesedihan begitu mengejutkan..perjalanan kisah ini seharusnya tanpa tetesan air mata..tanpa ucapan selamat malam yang hanya kan membiarkan malam berbaur dalam kegelapan tanpa bayang..penantian panjang akan kehadiran mentari membuat jiwa semakin terasa lelah..
kisah ini kan hadir jauh dari kata kesempurnaan..tanpa adanya kecupan kemesraan..bahkan tanpa senyuman kebahagiaan..
tiap lembar menyimpan kisah dengan berjuta makna..dan takkan ada arti nya semua cerita jika sepenggal kata hilang entah kemana..
No comments:
Post a Comment