Friday, 31 October 2014

pelangi di kegelapan malam ( all about "danke" )

pandangan ku hanya tertuju pada luasnya langit di kegelapan malam..seakan hanya lautan yang dapat menemuinya..tak tampak binar bintang yang biasa menghujani nya..sesaat angin yang menerpa tubuh ini seakan berbelok arah..ku alihkan pandangan pada sosok yang dengan sengaja berbaring di sampingku..dialah pelangi malam ku..sejak kehadirannya hidup ini terasa indah..
kala mata terpejam dia kan datang dengan sejuta untaian kata pujangga yang membuat mimpi malam semakin panjang..dan kan membawa keceriaan kala mentari mulai mengintip dari balik jendela..takkan ku bertanya dari mana dia hadir..karena satu pertanyaan kan membawa beribu tanda tanya yang hanya kan membuat gundah hati..dengan dia mampu membuat ku tersenyum..itu sudah cukup..itulah yang aku pikirkan dalam benak kala itu..

dengan berjalannya waktu  tak ku sangka..kehadirannya ternyata bukanlah untuk meluluhkan hati..tapi tuk mengobati hati yang hampir hancur karena luka yang tak kunjung sembuh..dia datang bukan tuk aku seorang..tapi untuk beberapa hati..seperti peri cinta..yang hanya mempunyai tugas menyatukan dua hati..mengobati hati yang terluka bahkan meredam emosi yang kan menghadirkan kelukaan..hingga tak hanya aku hati yang di tuju..


bagi nya aku hanyalah anak itik yang tersesat dan tak dapat menemukan jalan pulang..dengan tertatih sang itik merima uluran tangan "peri cinta"..hingga waktulah yang berperan dalam kehadiran cinta di hati..sesaat "peri cinta" melupakan tugasnya..dan terlena dalam buaian kemesraan..hati ini yang seharusnya di "obati" tuk di kembalikan kepada pemiliknya justru di "tahan"

Hembusan angin kala di angkasa membuyarkan angan.."peri cinta" memberi mimpi yang menyisakan keindahan..genggaman nya buat ku tak ingin melepasnya..




To be continue..
(Diary to diary)

Wednesday, 29 October 2014

all about "danke"

arti dari kata itu adalah terimakasih..di ambil dari bahasa jerman.."danke.." designation strange but easy to remember ..


tampak sosok di kejauhan dalam bayang..diantara persimpangan jalan..tersirat segala rasa dalam pandangan..tertunduk dengan airmata yang berlinang..tampak bimbang tak tahu arah mana tuk di lalui..bagai anak itik yang kehilangan induknya..hanya meraba dalam kabut malam..mencari jalan yang terang..tiada satu pun uluran tangan dari banyaknya mata yang memandang..hingga kala nafas seakan berhenti..terasa kehangatan jemari menggenggam..merangkul..seraya terdengar suara dalam sayup.."aku ada di sini..tuk engkau.." sejenak hati terdiam..mata berbinar yang membawa kesejukan..bibir yang kelu tak dapat berkata..
"'akankah kau akan selalu ada..menemani..melindungi.."saat ini mungkin hanya "anak itik" yang di temukan..bagaimana jika di persimpangan jalan itu 'angsa putih" yang terperangkap dalam kegelapan..akankan " itik" masih di pertahankan untuk "angsa"..sejuta pertanyaan melintas dalam benak..sejuta rasa berkecamuk dalam hati..
sosok malaikat penolong yang datang itu seakan tanpa bentuk..hanya bayang yang tampak..tak dapat di tebak isi ruang hatinya..seakan berada dalam jurang tak berujung..namun seiring kedatangannya mentari seakan enggan bergeser dari peraduan tuk bergantian dengan bulan..dan kala getaran cinta mulai terasa..semakin terdengar celoteh yang tertuju bak anak panah yang setiap saat siap di lepaskan dari busur..akankah anak panah itu kan menggoreskan luka..atau bahkan menusuk perlahan..hanya waktu yang dapat menjawab..





                                                                                                            .......story continued .....
*diary to diary

Friday, 3 October 2014

my phantom..where are you..

tahukah kau..tak jenuh bait kata itu terangkai hanya untuk mu..
tahukah kau..tak letih jemari ini menulis lembar kosong itu..
tahukah kau..tak henti airmata ini menetes menunggu balasan yang tak kunjung datang..
dan tahukah kau..luka hati ini semakin menganga karena kau ada namun tidak menghampiri..

bagai tersesat dalam hutan belantara kala kau menghilang tanpa jejak..seakan kau sengaja melepasku diantara jalan setapak yang sulit di lalui..tak dengarkah kau..aku berteriak menyerukan namamu..berusaha menggapai tiap ranting tuk mencari jejakmu..ku berjalan walau langkah ini tak jua sampai padamu..aku bagai anak ayam yang kehilangan induknya..yang sengaja di tinggalkan..mengapa..mengapa hati mu bisa melakukannya..

aku bagai penderita amnesia yang berusaha mengingat sosok yang selalu memberi kehangatan kala dinginnya malam menusuk sukma..mencari dan terus mencari..karena aku tahu kau ada dan melihatku..namun tak tampak dalam pandanganku..

aku belumlah kuat untuk berdiri sendiri..belumlah siap tuk menghadapi kejamnya dunia..belumlah mendapatkan penawar untuk sakit di masa lalu..dan kau berlalu tanpa memberiku kekuatan..ingin rasanya aku marah..memaki..bahkan memukulmu..namun sebelum ku lakukan itu semua..justru kau yang terlebih dahulu menghunuskan pedang dari arah yang tidak aku ketahui..

tanpa batasan waktu aku menunggu..walau aku tak tahu dimana keberadaanmu..kau bagai bayang dalam kabut malam..

kesabaran ku akan selalu ada dalam penantian ini..tiap huruf yang tersirat menjadi rangkaian kata kan selalu ku kirimkan untukmu..lembaran kertas itu kan tertuju padamu..walau tanpa alamat dan tujuan..namun kekuatan cinta yang kan membawanya padamu..

dan untukmu yang ada di belahan dunia yang tak tampak olehku..jika Tuhan punya cara hingga kita bertemu..maka aku yakin Tuhan pun telah menyiapkan penawar kesedihan kala perpisahan itu penuh luka yang mendalam..